Kawah Gn. Bromo, Gn Batok, dan Gn. Semeru
Kawah Gn. Bromo, Gn Batok, dan Gn. Semeru di kejauhan (Photo By Jani Patokallio, CC BY-SA 3.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=652150)

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut dan terkenal sebagai objek wisata utama di Jawa Timur. Gunung ini termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, dan masih aktif.

Nama Bromo sendiri berasal dari bahasa Sanskerta: Brahma, yang merupakan salah seorang Dewa Utama dalam agama Hindu.

Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Banyak pihak yang sering mengira Gunung Batok sebagai Gunung Bromo karena letaknya yang bersebelahan dan juga karena “penampilan” Gunung Batok yang nampak seperti gunung sesungguhnya.

Gunung Bromo sendiri sebenarnya berbentuk cekungan dan masih aktif mengeluarkan asap vulkanik hingga kini.

Pura di kaki Gunung Bromo
Pura di kaki Gunung Bromo

Bagi penduduk sekitar Gunung Bromo, suku Tengger, Gunung Bromo dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo dan dilanjutkan ke puncak Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa (Wikipedia).

Berlibur menuju kawasan Bromo dapat dibilang cukup mudah. Untuk melihat pemandangan matahari terbit dari puncak Bromo, biasanya banyak turis yang memulainya dari kota Surabaya, Malang, atau Jember.

Perjalanan dapat dimulai sekitar pukul 11 atau 12 malam sehingga anda akan sampai di kawasan Gunung Bromo sekitar pukul 2 atau 3 keesokan paginya. Disana anda dapat beristirahat dahulu sebelum bersiap – siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak Bromo untuk melihat pemandangan matahari terbit yang indah.

Anda dapat menikmati pemandangan alam dan udara pagi yang sejuk di kawasan Gunung Bromo hingga sekitar pukul 9 pagi dan kemudian bersiap-siap kembali menuju kota dimana anda berangkat.

Ada beberapa trip khusus (private trip) dari Surabaya ke kawasan Gunung Bromo yang bisa Anda lihat dan pilih di link berikut:

 Tour Privat ke Gunung Bromo

Tur privat biasanya dimulai dengan penjemputan di hotel tempat Anda menginap atau langsung dari bandara ketika Anda tiba di Surabaya. Jika ingin menginap dahulu di Surayaba, ada banyak pilihan hotel dengan harga yang sesuai dengan budget Anda.

hotels room

Cari Hotel di Surabaya

Selama di Surabaya, Anda juga bisa mengunjungi obyek-obyek wisata lainnya di Jawa Timur, seperti Kawah Ijen yang memiliki api berwarna biru, Jembatan Suramadu, Taman Bungkul, House of Sampoerna, dan lain-lain.

Kegiatan Wisata di Jawa Timur