tugu-yogya-kompas-ferganata
Perempatan Tugu Yogyakarta (KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO)

Xelexi.comYogyakarta adalah jantung seni dan budaya Jawa. Rumah bagi sekitar setengah juta orang, Yogyakarta, atau “Yogya” singkatnya, berperan sebagai titik loncat untuk berkunjung ke situs arkeologi terpenting di Jawa, Candi¬†Prambanan dan Candi Borobudur.

Sebagai salah satu kota tertua di Indonesia, Yogya menawarkan banyak bangunan bersejarah, monumen dan candi yang layak untuk dieksplorasi. Inti dari semuanya adalah Kompleks Kraton, kompleks istana Jawa dimana sultan masih tinggal. Awalnya dibangun pada tahun 1790, sekarang banyak dari bangunannya yang difungsikan sebagai museum, yang berisi diantaranya cenderamata atau hadiah dari pejabat asing, pusaka keluarga, foto-foto lama dan kereta kuda sultan.

Tempat wisata populer lainya seperti Malioboro, Pasar Beringharjo, dan Taman Sari juga dianggap sebagai magnet bagi wisatawan.

Pengunjung yang tertarik dengan warisan budaya Yogya akan mendapatkan banyak candi kuno di dalam dan sekitar kota. Yogya adalah lokasi tujuan wisata yang sangat baik untuk merasakan dan menikmati tarian tradisional Jawa, wayang, drama dan musik.

borobudur-temple-xelexicom_640
Borobudur Temple

Iklim
Yogyakarta memiliki iklim basah dan kering tropis (Aw) dengan curah hujan pada bulan terendah atau terkering terjadi pada bulan Agustus. Bulan terbasah di Yogyakarta adalah bulan Januari, sedangkan bulan terpanas adalah bulan April dengan suhu rata-rata 27,1 Celsius. Suhu tahunan sekitar 26 sampai 27 Celcius.

Makanan
Yogyakarta memiliki beberapa makanan spesial seperti Gudeg, Krechek, Opor Ayam, Ayam Goreng Kalasan, Bakpia Pathuk, Geplak dan Yangko.

Gudeg, Krechek, Opor Ayam dan Ayam Goreng Kalasan dimakan sebagai lauk dari nasi, sementara Bakpia Pathuk, Geplak dan Yangko adalah makanan ringan atau snack.

Baca Juga: Makanan dan Jajanan Khas Yogyakarta

Souvenir
Ada banyak souvenir khas yang bisa Anda bawa pulang dari Yogyakarta. Selain makanan ringan, Anda juga bisa membawa pulang berbagai macam souvenir seperti batik, kerajinan tangan, kaos, tembikar, dan yang paling menarik adalah kerajinan perak dari Kota Gede.

Baca Juga: Suvenir Khas Yogyakarta Untuk Oleh-oleh

Di Jalan Malioboro ada banyak pedagang kaki lima dan toko yang menjual souvenir. Jalan ini merupakan pusat kawasan wisata terbesar di Yogyakarta yang dikelilingi oleh banyak hotel, restoran dan pertokoan terdekat. Trotoar di kedua sisi jalan penuh sesak dengan kios-kios kecil yang menjual barang. Di malam hari ada beberapa restoran pinggir jalan yang buka, disebut lesehan, beroperasi di sepanjang jalan. Musisi jalanan, pelukis, dan seniman lainnya memamerkan ciptaan mereka di jalan ini.

Baca Juga: Lokasi Wisata Terpopuler di Yogyakarta

Biasanya wisatawan melakukan perjalanan di kota Yogya secara mandiri atau dalam kelompok kecil yang dipandu oleh pemandu wisata. Jika Anda tidak tahu mau ke mana di Yogya dan ingin didampingi oleh pemandu wisata untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar Yogya, Anda bisa mencarinya melalui link berikut:

Kegiatan Wisata di Yogyakarta

Tur wisata biasanya dimulai dari hotel tempat Anda menginap, dimana Anda akan dijemput oleh pemandu wisata.

Di Yogyakarta banyak tersedia penginapan atau hotel murah. Untuk mencari penginapan dengan harga yang sesuai dengan budget Anda, silakan klik tautan dibawah ini:

Cari Penawaran Hotel Termurah di Yogyakarta Pesan Hotel di Yogyakarta

Baca juga:

Anda mungkin tertarik juga dengan informasi berikut: